Monday, June 17, 2013

Refleksi - Mathematics and Language 11



Setiap manusia memiliki potensi yang berbeda-beda. Setiap manusia pasti memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Setiap manusia juga pasti memiliki perbedaan persepsi. Dari itulah, kadang menimbulkan hal-hal yang masih kontradiksi dan perbedaan pandangan atau persepsi dari suatu masalah. Misalnya saja 1+1 belum tentu sama dengan 2, karena 1 pensil ditambah 1 buku tidak sama dengan 2 pensil/buku. Jadi dari perbedaan bahasa dan komunikasi itu juga dapat menimbulkan perbedaan persepsi. Guru harus dapat menjelaskan dengan komunikasi yang baik agar tidak menimbulkan perbedaan persepsi dari siswanya.

Refleksi - Mathematics and Language 10



IT sangat berguna dalam pembelajaran matematika sebagai media dan komunikasi bagi siswa. Pada zaman modern sekarang ini,  kemudahan IT dapat memperlancar dan memudahkan siswa dalam kegiatan pembelajarannya. Sehingga metode pembelajarannya tidak hanya dengan ceramah, namun dapat lebih inovatif serta siswa menjadi subjek belajar, di mana siswa dapat mencari informasi-informasi pelajaran melalui internet. Namun penggunaan internet harus disertai dengan sikap yang bijaksana sehingga tidak merugikan orang lain bahkan bagi diri sendiri.

Refleksi - Mathematics and Language 9



Saya tertarik dengan pendapat Prabha Rastogi bahwa guru harus meengembangkan model dan metode mengajarnya sendiri. Dengan kreativitas guru dalam metode mengajarnya, siswa tidak akan merasa bosan dengan pelajaran matematika, terutama bagi siswa usia sekolah dasar yang pada dasarnya masih senang bermain. Dalam mengajar anak-anak, harus disesuaikan dengan pola pikir mereka. Jadi, meskipun dengan metode bermain, siswa akan tetap paham materi yang diajarkan.