Metode pembelajaran yang biasa
diterapkan di Indonesia yaitu metode ceramah. Metode ceramah ini mengutamakan
guru sebagai pusat pembelajaran. Dengan demikian, siswa menjadi kurang aktif
dan tidak dapat mengembangkan kemampuannya. Hal ini berbeda dengan pembelajaran
matematika di negara-negara lain, misalnya saja di Inggris. Metode mengajar
yang digunakan oleh guru di Inggris adalah metode diskusi. Di dalam diskusi
siswa diberi kebebasan untuk mencari solusi dalam memecahkan masalah. Siswa-siswa
tersebut, dalam satu kelas dibagi menjadi beberapa kelompok berdasarkan
kemampuannya. Dalam kelompok-kelompok kecil tersebut guru memberikan LKS yang
berisi soal yang berbeda antar kelompok tersebut. Bahkan siswa diberikan
kebebasan untuk menentukan materi apa yang ingin dipelajarinya. Dengan kata
lain, siswa tersebut dapat menentukan kurikulum. Sebab kurikulum yang
diterapkan di Inggirs adalah kurikulum yang dapat disesuaikan tiap
sekolahnya. Dengan adanya kurikulum yang
fleksibel tersebut, siswa dapat menentukan materi apa yang mereka senangi untuk
dipelajari dalam kelompok diskusi tersebut. Dengan keterlibatan siswa menentukan
kurikulum, maka tidak ada rasa paksaan terhadap siswa dan siswa menjadi senang
dan mudah dalam mempelajari matematika.
No comments:
Post a Comment