Thursday, April 18, 2013

Refleksi "Sekolah Bertaraf Internasional"

Sekolah Berstandar Internasional (SBI), sesuai dengan namanya yaitu sekolah yang sudah memiliki standar pendidikan yang bertaraf internasional. Sekolah dengan label SBI ini dapat dikatakan sebagai sekolah yang menjadi favorit bagi sebagian besar masyarakat. Untuk dapat menjadi sekolah berstandar internasional tersebut , terlebih dahulu harus melalui berbagai tahapan yang tidak mudah. Mulai dari sekolah yang berlabel RSBI atau sekolah Rintisan Sekolah Berstandar internasional, selanjutnya harus memiliki IKKT (Indikator Kinerja Kunci Tambahan) dari pencapaian delapan Standar Nasional Pendidikan. Untuk dapat melalui IKKT tersebut juga tidaklah mudah, sebab pada sebagian besar sekolah RSBI di Indonesia masih menggunakan metode mengajar yang tradisional di mana guru menjadi satu-satunya sumber belajar, adanya dominasi oleh guru dalam kegiatan pembelajaran, adanya rasa tertekan terhadap ujian nasional. Padahal untuk dapat menjadi sekolah dengan standar internasional, harus memiliki komponen-komponen yang juga berstandar internasional dan metode mengajar yang bertaraf internasional pula. Misalnya metode mengajar di mana siswa yang menjadi pusat belajar atau dengan kata lain siswa diberi kebebasan dalam mengeksplor kemampuan berpikirnya sehingga siswa akan menjadi percaya diri dan menambah kreativitasnya, dengan menggunakan metode diskusi, menggunakan beragam metode dan media. Selain itu juga diperlukan guru yang juga berstandar internasional, yaitu guru yang mampu menerapkan berbagai media belajar, mampu membuat LKS dan menganggap bahwa mengajar sebagai penelitian. 


No comments:

Post a Comment