Setiap manusia memiliki potensi yang
berbeda-beda. Setiap manusia pasti memiliki kelebihan dan kekurangan
masing-masing. Setiap manusia juga pasti memiliki perbedaan persepsi. Dari
itulah, kadang menimbulkan hal-hal yang masih kontradiksi dan perbedaan
pandangan atau persepsi dari suatu masalah. Misalnya saja 1+1 belum tentu sama
dengan 2, karena 1 pensil ditambah 1 buku tidak sama dengan 2 pensil/buku. Jadi
dari perbedaan bahasa dan komunikasi itu juga dapat menimbulkan perbedaan
persepsi. Guru harus dapat menjelaskan dengan komunikasi yang baik agar tidak
menimbulkan perbedaan persepsi dari siswanya.
Monday, June 17, 2013
Refleksi - Mathematics and Language 10
IT sangat berguna dalam pembelajaran
matematika sebagai media dan komunikasi bagi siswa. Pada zaman modern sekarang
ini, kemudahan IT dapat memperlancar dan
memudahkan siswa dalam kegiatan pembelajarannya. Sehingga metode
pembelajarannya tidak hanya dengan ceramah, namun dapat lebih inovatif serta
siswa menjadi subjek belajar, di mana siswa dapat mencari informasi-informasi
pelajaran melalui internet. Namun penggunaan internet harus disertai dengan
sikap yang bijaksana sehingga tidak merugikan orang lain bahkan bagi diri
sendiri.
Refleksi - Mathematics and Language 9
Saya tertarik dengan pendapat Prabha
Rastogi bahwa guru harus meengembangkan model dan metode mengajarnya sendiri.
Dengan kreativitas guru dalam metode mengajarnya, siswa tidak akan merasa bosan
dengan pelajaran matematika, terutama bagi siswa usia sekolah dasar yang pada
dasarnya masih senang bermain. Dalam mengajar anak-anak, harus disesuaikan
dengan pola pikir mereka. Jadi, meskipun dengan metode bermain, siswa akan
tetap paham materi yang diajarkan.
Refleksi - Mathematics and Language 8
Berdasarkan uraian tersebut dapat
diketahui bahwa terdapat dua jenis komunikasi dalam matematika, yaitu
matematika vertikal dan matematika horizontal. Matematika vertikal digunakan
oleh matematikawan murni dan pada perguruan tinggi. Sedangkan matematika horizontal
digunakan pada siswa sekolah dasar yang menggunakan benda-benda konkret. Dari
uraian tersebut juga dapat diketahui bahwa komunikasi memiliki berbagai dimensi
yang kontekstual, budaya, psikologis dan filosofis.
Refleksi - Mathematics and Language 7
Komunikasi sangat penting dalam
pembelajaran matematika. Dalam mengajar guru harus menggunakan komunikasi
sehingga siswa akan memahami materi yang disampaikan. Melalui pembelajaran yang
inovatif di mana siswa berperan sebagai subjek dalam pembelajaran, siswa akan
mampu menyampaikan pendapat mereka, sebab siswa yang berperan aktif dalam
pembelajaran. Hal itu dapat meningkatkan membantu siswa dalam membangun
komunikasi dan kreativitas pemikiran mereka.
Refleksi - Mathematics and language 6
Dalam mempelajari matematika yang harus
diutamakan adalah bagaimana membangun konsep pada anak. Guru sebagai
fasilitator harus mengajar dengan metode yang dapat membuat anak memahami
materi itu tidak hanya untuk menghafalkan saja, namun paham secara konsep.
Sehingga jika mendapat soal matematika apa pun anak dapat menyelesaikannya.
Siswa sebagai subjek dalam pembelajaran dapat meningkatkan kreativitas dan
pengalaman siswa terhadap persoalan matematika.
Subscribe to:
Comments (Atom)