Tuesday, June 11, 2013

Refleksi Elegi Ritual Ikhlas 37

Pikiran manusia sangatlah terbatas. Dan kadang pikiran manusia juga dapat berupa fatamorgana. Pikiran itu juga mati sementara ketika tidur. Tentulah bahwa Pikiran itu juga mati jika mati. Dalam artikel tersebut terddapat kalimat “Maka bukankah pikiranmu itu juga harus mati ketika engkau berdoa secara ikhlas dan khusuk. Maka tiadalah Doamu itu ikhlas dan khusyuk jika engkau dalam keadaan mengembarakan Pikiranmu itu.” Hal itu dapat dikatakan bahwa ketika kita berdoa dan beribadah kepada Allah, kita masih belum mampu untuk ikhlas dan khusyuk. Pikiran kita juga sangat terbatas untuk dapat memecahkan fatamorgana pikirannya. Berserah diri keharibaan Allah SWT seraya berdoa dengan ikhlas dan khusyuk, semoga Allah SWT selalu melimpahkan rakhmat dan hidayah Nya. Amiin.

No comments:

Post a Comment