Sesungguhnya amalan lahiriyah yang
dilakukan oleh lisan dan anggota tubuh lainnya tidak akan diterima oleh Allah
SWT., selama tidak disertai dengan amalan hati (niat) yang merupakan dasar bagi
diterimanya suatu amal lahiriah. Sabda Rasûlullah SAW: "Sesungguhnya
seluruh amalan harus disertai dengan niat." (Muttafaqun `Alaihi dari Umar
bin al-Khaththab ra.) Karena itu suatu
amal atau pekerjaan atau aktifitas (apapun bentuknya) sangat bergantung dan
terkait dengan niatnya. Suatu amal tanpa disertai dengan suatu niat yang benar,
seperti halnya seperti pohon tanpa buah,
tidak berfungsi, dan tidak menguntungkan sedikitpun.
Hatilah yang dinilai oleh Allah
SWT, karena bila bersih niatnya, maka Allah SWT. akan menerima amalannya dan
apabila kotor hatinya (niatnya tidak benar atau berbau syirik atau tidak
ikhlash), maka dengan sendirinya amal tersebut akan ditolak.
No comments:
Post a Comment